Peraturan Lomba Tandu Darurat dan Pertolongan Pertama

  • Posted on: 12 October 2015
  • By: Helmi Farid Fasya

A. TANDU DARURAT

1. Peralatan berupa bambu yang disediakan oleh panitia sedangkan mitela, tambang/tali dengan ukuran bebas disediakan oleh peserta.

2. Sistem yang digunakan dengan menggunakan 2 tali dengan patokan 7 pasang simpul jangkar, 4 simpul pangkal dan 8 titik temu.

3. Penilaian meliputi : 

Kenyamanan

Kecepatan

Kerapihan

Kekuatan

Ketepatan

4. Peserta berkumpul di tempat isolasi.

5. Peserta akan melakukan aktifitas setelah ada aba-aba dari juri.

6. Waktu dimulai secara bersamaan dan dihentikan ketika peserta berkata “siap”.

7. Waktu maksimal Putera 6 menit, Puteri 7 menit. Jika melewati batas waktu yang telah ditentukan tidak akan dinilai (didiskualifikasi).

8. Peserta tidak boleh berasal dari sekolah yang berbeda, dan harus berasal dari satu sekolah yang sama dan berstatus aktif menjadi siswa di sekolah yang mendaftar.

9. Apabila terdapat peserta yang berasal dari sekolah yang berbeda dan tidak berstatus aktif di sekolah yang mendaftar maka tim sekolah tersebut akan didiskualifikasi.

 

B. LOMBA PERTOLONGAN PERTAMA

1. Peserta harus mengatakan “siap” saat lomba akan dimulai dan mengatakan "selesai" saat praktik telah selesai. Apabila melewati batas waktu, yang dinilai hanya sampai gerakan terakhir yang dilakukan peserta.

2. Peralatan dan perlengkapan lomba disediakan oleh peserta yang terdiri dari perlengkapan PP lengkap (daftar perlengkapan akan diberikan saat Technical Meeting).

3. Peserta tidak di bawa ke ruang isolasi.

4. Pertolongan dilakukan dengan sistem 1 korban dan 3 penolong.

5. Penilaian menggunakan Sistem grid terbuka dengan mengakumulasi nilai penolong 1, penolong 2, dan penolong 3.

6. Waktu peragaan berlangsung selama 10 menit.

7. Korban dan penolong akan diundi

8. Praktek mengacu pada kurikulum PP tingkat Madya.

9. Kasus Hanya berupa gejala dan tanda.

C. KETENTUAN PESERTA LOMBA

1. Peserta harus datang 30 menit sebelum acara di mulai untuk daftar ulang.

2. Setiap kontigen diharapkan membawa surat ijin dari sekolah masing-masing.

3. Peserta harus mengikuti acara Technical Meeting atau di wakili oleh official dari masing-masing sekolah, bagi yang tidak hadir dianggap menyetujui hasil technical meeting.

4. Satu sekolah maksimal mengirimkan tim masing-masing :

a. Pertolongan Pertama

Maksimal 2 regu yang masing-masing terdiri dari 4 orang putra/putri/campuran*.

b. Tandu Darurat

Maksimal 2 regu putra atau putri yang masing-masing terdiri dari 2 orang (kejuaraan putra dan putri terpisah).

     *ket : Untuk campuran, Korban harus laki-laki.

 

D. JURI

1. Juri lomba PP dan Tandu diambil dari unsur KSR PMI Unit Cabang dan Alumni.

2. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat dan bersifat mutlak.

 

E. PENGHARGAAN DAN PIALA

1. Juara Umum 1, 2, dan 3 Tingkat Madya

2. Peraga Terbaik 1, 2 dan 3 Pertolongan Pertama (PP) Tingkat Madya.

3. Hasil Tandu Darurat Terbaik 1, 2 dan 3 Tingkat Madya Putra.

4. Hasil Tandu Darurat Terbaik 1, 2 dan 3 Tingkat Madya Putri.

 

F. SISTEM PENILAIAN

1. Penilaian menggunakan Sistem Grid terbuka.

2. Nilai yang diberikan merupakan hasil yang dicapai dan dibuktikan dalam peragaan.

3. Nilai PP digabung dari 3 penolong.

4. Nilai Tandu Darurat berdiri sendiri.

5. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.

G. LAIN – LAIN

1. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.

2. Hal–hal lain yang belum dijelaskan dalam petunjuk pelaksanaan akan dijelaskan dalam Technical Meeting.